do you believe in “JODOH” ?!?!

Beberapa saat lalu Indonesia dibuat terkagum-kagum dengan kisah cinta B.J. Habibie dan mendiang istrinya, hingga ajal menjemput pun masih terlihat bagaimana rasa cinta sang suami, mulai dari selalu mendampingi peti jenazah, hingga di saat harus menebarkan bunga di atas makam…dooohh, saya sampai berkaca-kaca waktu itu *cengeng sekali ya saya*

Tapi saya sih ngga akan ngomongin mereka…ngga enak aja membicarakan orang yang sudah tidak ada di dunia ini *ngeles aja, padahal saya memang tidak punya bahan obrolan tentang itu, hahahahaha*

Saya hanya berpikir, bener ngga sih semua orang itu punya JODOH masing-masing…jika sampai saat ini masih single, katanya berarti belum bertemu jodohnya. Trus….seperti apa sih yang dibilang “berjodoh”?

Dulu, waktu saya dan suami belum menikah (alias masih yayank-yayank-an), banyak yang bilang bahwa kami sepertinya jodoh, karena muka kami yang mirip, seperti kakak adik (hhmm, mana yang kakak mana yang adik ya)

Selain dari wajah yang mirip, setelah itu banyak juga “clue” yang akhirnya mengundang komentar orang-orang “waaaaahh…berarti kalian memang berjodoh”, dan berikut adalah beberapa hal yang masih saya ingat :

1. Nama kami mirip, sampai ke singkatan nama … MM Dhian dan Dion MM (itu semua nama asli lho, bukan gelar akademik)

2. Kakak tertua ibu saya, teman satu SD dengan kakak tertua ibu mertua saya

itu yang kelihatan yaaaa…trus ini yang kata teman saya “disambung-sambungin” :

3. Ketua regu Opspek kami ternyata sama…..yang artinya, waktu masih jadi mahasiswa baru, kami pernah bertemu dan satu regu, tapi sama sekali ngga inget, hihihihihihihi

4. Rumah suami saya, ternyata amat sangat dekat dengan kos sahabat saya….setiap ada jam kuliah kosong, saya selalu nongkrong di rumah kos itu, tapi saya juga ga pernah ketemu tuh sama suami saya, hahahahaha

5. Sahabat-sahabat saya di kampus dan tempat kerja sekarang, banyak yang ternyata teman sekelas suami saya waktu SMP atau SMA (termasuk si pak comblang saya…)

6. Temen sekantor saya, ada yang dulu nge-kos pas di depan rumah suami saya :)

7. Om suami saya satu kelompok paduan suara dengan sahabat saya

8. Nama eyang kami sama…CITRO…beda belakangnya doang

… dan  yang paling heboh….makam keluarga eyang saya, bersebelahan dengan makan keluarga eyang suami saya !!!! hanya dipisahkan jalan setapak…kalau orang tua saya bilang “mungkin kalian dijodohkan sama eyang-eyang kalian” hiiiiii…..

Hmm….jadi penasaran, bener ngga sih seperti itu yang disebut jodoh?

Tapi saya sama suami pasti jodoh laaahh, kan akhirnya kami menikah, hehehehehehe……

This entry was posted in wazwizwuz and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>