Seumur hidup saya, belum pernah saya menggantungkan nasib hanya pada seutas tali (apalagi mengingat perawakan saya yang amat sangat montok ini, hehehehe)
Tapi suatu hari, nyali saya benar-benar diuji saat mengikuti outbound. Setelah berjalan di atas api di malam hari, yang menghasilkan bekas hitam-hitam dan melepuh di telapak kaki bagian dalam, esok harinya saya harus berjalan dengan meniti tali di sebuah konstruksi tali temali yang bentuknya seperti ini.
Ternyata pemandangan dari bawah sangat jauh berbeda dengan pemandangan dari atas….dari ketinggian kurang lebih 7 (TUJUH) meter, dunia rasanya serba terbalik….antara rasa takut ketinggian ditambah khawatir akan kekuatan si tali yang harus menyangga berat tubuh saya….dan baru beberapa meter berjalan….terlepaslah genggaman saya
Rasanya otak dan kaki tidak bisa diajak kompak….otak maunya cepet-cepet jalan, tapi kaki susah sekali digerakkan…ditambah lagi dengan rasa nyut-nyutan di telapak kaki gara-gara tindakan sok heroik bin bodoh yang saya lakukan semalam, lengkap sudah kekacauan koneksi otak dan kaki saat itu.
Tetapi entah mengapa, setelah tergantung-gantung tanpa daya dan menunggu si “pangeran penyelamat”, kok rasanya malah tenteram sekali yaaaaa…padahal saya tergantung selama lebih dari setengah jam lho, kayaknya baru sekali itu deh kejadian seperti itu….teman-teman satu regu outbound ngga mau rugi memnafaatkan momen langka itu, dan jadilah saya obyek pelengkap penderita sebagai latar belakang foto-foto narsis mereka, salah satunya adalah seperti foto yang satu ini.
Kayaknya untuk tindakan heroik sang pangeran saya ceritakan di bagian terpisah deh, sambil menunggu kiriman file foto, hahahahaha….



LOL
wahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha….
wahahahahahahahahaahhahahahahahahahahahahahahahahahahahaha…
WAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAH…
puas banget ketawa.. gara-gara liat background foto yang paling bawah
hush…jangan ketawa sendirian,ntar dikirain kamu terganggu gara-gara ngurusin klaim-klaim ga jelas
Pingback: Hanged…and Been Saved » Welcome to DuniaDee